Harga domain Indonesia id premium

Harga domain id atau domain indonesia punya perbedaan mencolok dengan tld international yang berlaku di pasar dunia. Dari tahun ke tahun rata rata harga domain dot id tidak terlalu mengalami perubahan, bahkan sebagian registrar menggratiskan domain .id jika disertai dengan paket hosting yang ditawarkan.

Jika domain id itu suatu bisnis pada dasarnya tak ada istilah gratis atau 100 % free, karena bisnis selalu membutuhkan modal tak sedikit agar bisa tetap berjalan dalam menghadapi persaingan. Tak terkecuali dengan domain id yang dijual oleh reseller maupun registrar di Indonesia.

Untuk harga tiap domain .id ada perbedaan, tergantung ekstensi yang akan digunakan oleh calon penyewa. Bagi perusahaan umumnya lebih banyak menggunakan domain .co.id dibandingkan memakai .com atau .net. Meski ketentuan itu tidak baku dan tak ada keharusan apapun bagi perusahaan memakai .co.id, namun kenyataan yang terjadi sudah seperti itu.

Terkadang menggunakan top level domain seperti .com lebih banyak digunakan oleh perusahaan besar , karena mereka ingin menjangkau pasar pasar potensial di seluruh dunia, lalu membeli domain domain berbasis negara seperti yang dilakukan oleh google.

Dari pengalaman pribadi, memakai domain id ada suka dukanya, terkadang posisi akan mengalami kekalahan pada saat pengguna berasal dari faktor berbeda. Jika dilihat dari sisi seo , domain id mungkin saja bisa unggul di hasil pencarian lokal, namun akan mengalami kekalahan ketika faktor lain tak disiapkan.

Bahkan untuk domain seperti web.id,my.id atau net.id lama kelamaan cukup sulit berkembang hingga banyak yang hijrah ke domain international. Dalam hal ini tld internasional tak harus dot com atau net, namun anda bisa pakai .org, info, biz, name, host, dan lain sebagainya.

Memang kalau dilihat dari sisi ekstensi, web.id atau my.id lebih mirip ke subdomain, sehingga tidak akan terlalu menguntungkan kalau memang tujuan utama anda harus meraih keunggulan yang lebih baik. Jika memungkinkan maka lebih baik anda pakai .id sebagaimana yang kini sedang ngetrend di Indonesia.

.id seperti pandi.id secara khusus dibaca oleh google sebagai domain yang ditargetkan untuk wilayah Indonesia, sebab id merupakan kode negara untuk Indonesia, baik untuk menerjemahkan bahasa maupun kode domain. Cuma masih banyak yang mengeluh dengan harga domain .id (bukan web.id, my.id atau .co.id) , sehingga pelanggan domain lebih sering pakai dot com atau net.

Dengan harga rata rata, domain .id masih jauh lebih murah dibandingkan dengan .sg yang berasal dari singapura dan .my yang khusus untuk warga malaysia. Kehadiran anythyng.id tampaknya akan menggusur popularitas my.id, web.id dan .co.id yang lebih mirip ke subdomain, sebab orang akan lebih mudah memakai namaanda.id dibandingkan dengan namaanda.my.id.

Meski harga domain .web.id lebih murah atau seper sepuluh dari harga anything.id , orang tampaknya akan cenderung mengejar ekstensi .id karena lebih keren . Satu hal yang tak boleh diabaikan adalah bahwa domain id pun perlu mendapatkan dukungan dari pengguna Indonesia, namun ketika harga anything.id masih diangka 500 ribuan maka kemungkinan besar tak akan banyak yang mengambilnya.

Pada fase akhir dari order domain sebenarnya terletak pada sejauh mana kerja keras anda dalam membangun identitas melalui upaya upaya yang terukur. Membeli domain tanpa tujuan hanya akan menghasilkan pemborosan anggaran dan tak akan menghasilkan apapun selain membuang buang kesempatan.

Baik domain id maupun tld international punya peluang sama untuk berhasil, semua dapat disesuaikan dengan pasar bisnis anda, jika anda ingin berkembang lebih besar maka miliki dua ekstensi sekaligus, satu yang berasal dari domain .id dan lainnya dari TLD international. Terima kasih